BAPELITBANGDA MENGELENGGARAKAN RAPAT KOORDINASI EVALUASI DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) DAN BANKEU TRIWULAN III TAHUN 2021 DENGAN PERANGKAT DAERAH

RANGKASBITUNG. Bapelitbangda Kabupaten Lebak Kembali menggelar rapat koordinasi dengan perangkat daerah penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Banten pada Jum’at (8/10/2021). Rakor yang dilaksanakan secara virtual ini difokuskan untuk mengevaluasi dan monitoring kegiatan-kegiatan DAK dan Bankeu sampai dengan triwulan III Tahun 2021.

Rapat koordinasi ini diikuti oleh 32 participants yang terdiri dari 18 anggota tim dan 14 perangkat daerah penerima DAK/Bankeu.

Sekretaris Bapelitbangda Kabupaten Lebak Imam Suangsa, S.IP.,M.Si dalam sambutan pembukaannya menyampaikan “kita sudah melewati triwulan III dan memasuki triwulan IV, oleh karena itu melalui rakor ini kami berharap capaian kegitan DAK dan Bankeu menunjukan progress yang baik, sisa waktu 3 bulan mendatang pekerjaan kitab isa terealisasi sesuai target yang ditetapkan”.

Sebagaimana yang tercantum dalam struktur APBD 2021, Lebak memperoleh alokasi DAK sebesar Rp. 160.042.151.600,00 dan Bantuan Keuangan Provinsi Banten sebesar Rp. 25.000.000.000,00. Selanjutnya, Kabid P2EPD Bapelitbangda Kabupaten Lebak Widy Ferdian, SP.,MAP menyampaikan realisasi fisik dan keuangan sampai dengan triwulan III, untuk DAK realisasi fisik sudah mencapai 53,66% dan realisasi keuangan sebesar 51,14%. Sedangkan Bankeu realisasi fisik sebesar 31,61% dan realisasi keuangan sebesar 31,87%. Widy Ferdian, SP.,MAP meminta setiap perangkat daerah yang capaian realisasi fisik dan keuangannya masih rendah untuk memaparkan kondisi dan permasalahannya secara detail, jika terdapat kendala maka Tim dari Bapelitbangda akan melakukan monitoring dan pendampingan secara intensif kepada perangkat daerah, seperti yang disampaikannya di penutupan rakor “kami Tim dari Bapelitbangda meminta Bapak/Ibu memantau pelaksanaan kegiatan DAK dan Bankeu ini secara serius, karena sisa waktu kita hanya kurang lebih 3 bulan lagi untuk tahun anggaran 2021, jangan sampai kegiatan tahun ini menjadi pekerjaan rumah kita di tahun 2022 mendatang, jika ada kendala segera koordinasi dan kami akan lakukan rencana tindak lanjut agar di akhir tahun capaian seluruh kegitan sudah 100%, ungkapnya.