Forum Group Discusion (FGD) Pertama Grand Design Pembangunan Kependudukan dengan Tim Ahli Untirta

Lebak – Pada hari Kamis, 23/09/2021 Bapelitbangda mengadakan pertemuan dengan tim ahli Untirta dan beberapa Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang terlibat untuk menyusun GDPK Kabupaten Lebak. Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) adalah arahan kebijakan yang dituangkan dalam program lima tahunan pembangunan kependudukan lndonesia untuk mewujudkan target pembangunan kependudukan. Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan memberi amanat agar setiap tingkatan wilayah dapat menyusun suatu Rancangan Induk/Grand Design Pembangunan Kependudukan (RIPK/GDPK) untuk merekayasa dinamika kependudukan di daerahnya. 

Tim ahli GDPK dari Untirta diketuai oleh Ibu Enggar Utari, beliau menjelaskan bahwa acuan kerja yang akan dipakai untuk penyusunan GDPK terdiri dari KAK Bapelitbangda dan sistematika yang dipakai mengikuti Panduan GDPK 5 Pilar tahun 2020, beliau menuturkan bahwa tujuan dari GDPK ini untuk Memberikan arah kebijakan  bagi  pelaksanaan  Pembangunan Kependudukan dalam kurun waktu 25 tahun serta menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan yang berwawasan kependudukan.

Penyampaian materi dilanjutkan oleh Ir. Hj. Virgojanti, M.Si dalam paparannya beliau menjelaskan gambaran umum kondisi demografi Kabupaten Lebak, kawasan terpadat berada pada Kecamatan Rangkasbitung dengan populasi 134.945 jiwa dan terendah  berada di Kecamatan Cigemblong dengan populasi 21.591 jiwa, usia produktif di Kabupaten Lebak juga termasuk tinggi berjumlah 949,276 jiwa dan mendapatkan bonus demografi.

Sebagai sebuah dokumen yang representatif dan strategis maka ketepatan isu, visi dan strategi memainkan peran penting sehingga membutuhkan dukungan informasi yang kontinyu serta melalui berbagai tahap konsolidasi mengingat kompleksitas isu kependudukan yang akan ditangani, jangkauan waktu yang hendak dikelola, variasi stakeholder yang terlibat, maupun dinamika variable yang ikut mendeterminasi permasalahan serta kebijakan dibidang kependudukan.

Guna menjamin tersedia dan termanfaatkannya Grand Design Pembangunan Kependudukan di Kabupaten Lebak maka diperlukan panduan sebagai acuan dalam penyusunan, pelaksanaan, dan pengawasan pelaksanaan Grand Design Pembangunan Kependudukan. Panduan juga berguna sebagai bahan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah bidang kependudukan dan pegiat kependudukan dalam pelibatan seluruh pihak pada pembangunan bidang kependudukan.