KEPALA BADAN PERENCANAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH (BEPELITBANGDA) MENDAMPINGI BUPATI LEBAK TANDA TANGANI NOTA KESEPAKATAN KUPA DAN PPAS-P APBD KABUPATEN LEBAK

KABUPATEN LEBAK- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak menggelar Rapat Paripurna dalam Rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) APBD Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2021, kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Platfrom Zoom Meeting. Turut bergabung dalam jaringan, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya didampingi Sekretaris Daerah kabupaten lebak Budi santoso, para asisten daerah, Kepala Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bepelitbangda)  dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  kabupaten lebak, bertempat di lebak data centre, Senin (13/09/2021).

Rapat Paripurna Dewan diawali dengan pembacaan laporan Badan Anggaran (BANGGAR) oleh yayan Ridwan selaku juru bicara Banggar. Yayan menyampaikan Prioritas Plafon dan Anggaran Sementara Perubahan APBD kabupaten lebak tahun 2021, dirinci kepada masing-masing urusan dalam OPD dan urusan penunjang lainnya yang telah disepakti Legislatife dan Eksekutif berdasarkan hasil kerja Komisi dan hasil kerja Badan Anggaran untuk pembahasan KUPA-PPAS perubahan APBD kabupaten lebak tahun anggaran 2021. “DPRD mengusulkan jalan poros desa, untuk dinaikkan statusnya menjadi status jalan kabupaten dibeberapa ruas jalan kabupaten lebak” ujar yayan saat membacakan laporan banggar tersebut.

Sementara itu bupati lebak dalam sambutannya menjelaskan berdasarakan peraturan bupati nomor 35 tahun 2021.” tentang perubahan rencana kerja pemerintah daerah kabupaten lebak tahun 2021, adalah penanganan pandemi dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi dan sosial”. Dengan prioritas pembangunan dua diantaranya peningkatan kualitas tata kelola pemerintah daerah dan penguatan regulasi dalam mendukung investasi dan peningkatan infrastruktur untuk mendukung daya saing perekonomian dan wilayah pasca bencana secara berkelanjutan. “tema dan prioritas pembangunan tersebut disusun dengan memperhatikan sinergitas arah pembangunan provinsi dan nasional serta dinamika yang terjadi di daerah” ucap bupati lebak.