INVENTARISASI MASALAH PELAYANAN PUBLIK INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) KABUPATEN LEBAK 2020

Lebak – guna meningkatkan kualitas pelayanan publik Bappeda kabupaten lebak mengadakan rapat inventarisasi masalah pelayanan publik Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kabupaten Lebak tahun 2020 berlokasi di aula bappeda Kabupaten Lebak pada Selasa, (11/02/2020) acara dibuka oleh kepala bidang penelitian dan pengembangan Bappeda Kabupaten Lebak Paryono, S.Si., MAP.

selanjutnya acara dipaparkan oleh pak Gandung sebagai staff ahli dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam paparannya beliau menjelaskan peningkatan kualitas pelayanan publik adalah keniscayaan mengingat amanat UUD 1945, perubahan paradigmatis dari government to governance, meningkatnya tuntutan dan aspirasi masyarakat, meluasnya arus demokratisasi, serta perkembangan TIK yang sangat pesat sebagai pendorong revolusi industri 4.0 karenanya pemerintah harus terus kreatif dan inovatif guna memelihara public trust pada satu sisi, meningkatkan kapasitas untuk bersaing dan survive, serta mewujudkan tujuan negara

Secara akademis, tuntutan agar pemerintah dan aparaturnya lebih service oriented selaras dengan paradigma kontemporer New Public Services dalam ranah ilmu administrasi publik, yang berciri: Serve Citizens, Not Customers; Seek the Public Interest; Value Citizenship Over Entrepreneurship; Think Strategically, Act Democratically; Recognize that Accountability Isn’t Simple; Serve Rather than Steer; Value People, Not Just Productivity; yang merupakan antitesis dari paradigm New Public Management yang cenderung berciri ekonomistik.