MELALUI RAPAT EVALUASI APBD/APBN PEMERINTAH PROVINSI BANTEN PANTAU KEMAJUAN PEMBANGUNAN DI KABUPATEN/KOTA

Tangerang Selatan –  Bappeda Provinsi Banten menyelenggarakan rapat koordinasi  evaluasi dan pelaporan sumber dana APBD/APBN kabupaten/kota triwulan II Tahun 2019 yang bertempat di Balai Kota Tangerang Selatan (12/07/2019). Acara Yang dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi Banten serta dihadiri Bappeda kabupaten/kota membahas realisasi pembangunan pada Tahun 2019 triwulan II.

Kabupaten Lebak yang diwakili oleh Kabid Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EPD) Bappeda Lebak menyamapaikan progress pembangunan sampai dengan Juli 2019 (triwulan II). Untuk pelaksanaan APBD, di Tahun 2019 target PENDAPATAN sebesar Rp. 2.704.379.550.285 dengan realisasi sebesar Rp. 1.148.484.611.655 atau 42,47%. Sedangkan target BELANJA sebesar Rp. 2.733.516.726.368 dengan realisasi        sebesar Rp. 1.016.790.474.264 atau (37,20 %).

Sedangkan untuk pelaksanaan RKPD Tahun 2019 triwulan II, capaian kinerja program sudah mencapai 41,17% dan kinerja keuangan sebesar 30,15%. Capaian kinerja dan keuangan tersebut sudah masuk kriteria baik meskipun belum mencapai angka 50% sebagaimana target ditriwulan II. Namun optimis angka capaian akan semakin membaik pada triwulan III mendatang.

Selanjutnya, disampaikan pula realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuang Keuangan Provinsi Banten (Bankeu) di Kabupaten Lebak Tahun Anggaran 2019. Untuk DAK terbagi DAK Fisik dan Non Fisik. Pagu DAK Fisik sebesar Rp. 214.170.951 dengan realisasi keuangan sebesar  Rp. 50.254.002.429 atau 23,46% dan realisasi fisik 14,06%. Pagu DAK Non Fisik sebesar Rp. 307.493.016.00 dengan realisasi keuangan sebesar Rp. 70.128.561.090 atau 18,85%.

Sumber pendapatan Bankeu  pada Tahun Anggaran 2019 mendapat alokasi sebesar Rp. 55.000.000.000. Namun realisasi fisik dan keuangannya masih dibawah 50% karena masih ada beberapa kegiatan masih dalam proses lelang dan pencairan. Di akhir penutupan acara rakor tersebut Kepala Bappeda Provinsi Banten menekankan “untuk PENDAPATAN dan BELANJA yang realisasinya belum terealisasi sesuai target diharapan diharapkan tercapai dengan baik (mencapai 75%) di triwulan III agar pembangunan yang dilakukan terlaksana tepat waktu manfaatnya dirasakan segera oleh masyarakat, ungkapnya”.