Monitoring Calon Lokasi Penerima Bantuan DAK 2020

Pengembangan sektor pertanian terus digalakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, berbagai program dan kegiatan pengembangan pertanian untuk peningkatan produksi pertanian tanaman pangan terus dilaksnakan, dengan luas areal persawahan terbesar di Porpinsi Banten Kabupaten Lebak menjadi salah satu lumbung pangan di Propinsi Banten. Ini merupakan potensi yang harus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat tani  di Kabupaten Lebak agar sektor pertanian bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat petani yang melaksanakan usaha pertanian.

Salah satu kegiatan yang dilakanakan oleh pemerintah daerah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak yaitu kegiatan penyediaan sumber air dengan teknik pembuatan pompa sumur dangkal dan pembuatan embung yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk tahun 2020. Sebelum dilaksanakan kegiatan perlu kiranya dilaksanakan tinjauan teknis lapangan dengan maksud memilih lokasi yang cocok untuk penempatan bantuan yang akan dilaksanakan, ini pula yang dilaksanakan oleh Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Lebak bersama dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak pada hari Kamis (13/06/2019) dimana sebelum penentuan urutan proritas pada aplikasi Krishna DAK Bappenas untuk tahun 2020 dilakanakan CPCL dengan tujuan Kecamatan Wanasalam dan Kecamatan Cihara, dimana kedua wilayah kecamatan ini memiliki potensi persawahan yang cukup luas, untuk Kecamatan Wanasalam akan dialokasikan kegiatan pembuatan pompa sumur dangkal dan Kecamatan Cihara akan dialokasikan untuk pembuatan Embung pertanian yang airnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat ketika sedang melaksanakan kegiatan usaha tani. Adapun fungsi dari bangunan embung yaitu merupakan penyimpan cadangan air apabila musim kemarau tiba sedangkan pompa sumur dangkal pun merupakan sumber air yang dapat digunakan untuk mengairi areal persawahan.

Usulan pembuatan embung dan pompa sumur dangkal ini pun berasal dari masyarakat yang mekanismenya diusulkan melalui proses musrenbang yang sudah dilaksanakan, masyarakat dapat berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan cara ikut berperan aktif pada proses musyawarah perencanaan pembangunan (MUSRENBANG) dan dapat mengusulkan berbagai kebutuhan masyakat.