PRESTASI PEMBANGUNAN DAERAH KABUPATEN LEBAK DI KANCAH NASIONAL

Musrenbangnas merupakan salah satu tahapan perencanaan pembangunan nasional. Untuk RKP Tahun 2019, Musrenbangnas dimulai pada hari senin tanggal 30 April 2018 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta yang dihadiri oleh Pejabat Negara Pusat, Provinsi dan Kabupaten. Pada awal acara pembukaan disampaikan Penghargaan Pembangunan Daerah. Kabupaten Lebak termasuk kedalam 10 Nominasi Daerah terbaik dalam pembangunan daerah yang dinilai melalui aspek perencanaan dan kinerja pembangunan.

Dalam sambutannya Presiden RI Joko Widodo menyampaikan bahwa komoditas yang paling berharga saat ini adalah waktu. Di era sekarang ini, potensi produktivitas untuk bisa mengisi waktu semakin tinggi. Namun nyatanya saat ini, banyak yang tidak memanfaatkan potensi ini dengan baik. Pada aspek pelayanan birokrasi sebagian masih menggunakan cara kerja yang bertele-tele, gaya yang ngejlimet dan muter-muter, rantai birokrasi yang panjang, rantai perijinan, rantai prosedur yang berbelit-belit, ini sudah waktunya ditinggalkan. Pola kerja seperti itu menyebabkan Indonesia akan sulit menjadi negara maju. Selain itu dalam musrenbangnas kali ini presiden mengajak K/L dan pemerintah daerah untuk benar-benar dan sungguh-sungguh dalam melakukan efisiensi. Lakukan perencanaan yang fokus, prioritas jangan banyak-banyak  1,2,3 cukup. Program dan Kegiatan jangan berorientasi pada proyek, harus ada fokus, dan skala prioritas. Dorong penyederhanaan supaya semua semakin singkat dan cepat, dan jika sudah siap di-online kan jangan buang-buang waktu. Perlu ada sinkronisasi pusat dan daerah. Contoh buruk antara lain pembangunan pelabuhan tidak ada jalannya, ada sekitar 30 pelabuhan. Ini karena ketidaksinkronan antara perencanaan pusat dan daerah. Maka marilah kita rencanakan dengan sebaik-baiknya. Baik di K/L dan di lembaga, di BUMN, jangan ada ketergantungan kepada APBN dan APBD saja. Gunakan public private partnership, limited concession scheme, obligasi daerah jika daerah siap. Tahapan pembangunan kita agar bisa dilalui dengan lebih  cepat. Pada akhir sambutannya presiden menyampaikan bahwa tahapan besar pembangunan kita yaitu  pertama, investasi di bidang infrastruktur, kedua, investasi di bidang SDM.