Pemkab Lebak Gelar Perayaan Seba Baduy 2018

 

RIBUAN warga Baduy yang tinggal di kaki pegunungan Kendeng turun gunung untuk mengikuti ritual adat tahunan yang dinamakan Seba Baduy yang digelar pada tanggal 20 April 2018. Warga Baduy Dalam (sering disebut Urang Tangtu atau Urang Baduy Jero) berasal dari Kampung Cikeusik, Cibeo dan Cikartawana, dengan warna pakaian khas putih-putih melakukan seba ke Bapa Gede (kepala pemerintahan di Lebak dan Banten) dengan berjalan kaki.

Sementara warga Baduy Luar (Urang Penamping) dengan pakaian khas hitam-hitam sebagian sudah ada yang menggunakan kendaraan umum yang sudah disiapkan Pemerintah Kabupaten Lebak sebagai alat transportasi. Dalam perayaan seba, masyarakat Baduy menyerahkan hasil pertanian, di antaranya pisang, talas, gula aren, dan beras ketan kepada Bapak Gede sebagai bentuk terima kasih kepada pemerintah daerah yang memberikan perlindungan kesejahteraan dan keamanan bagi masyarakat Baduy.

“Pesan moral yang disampaikan dari masyarakat Baduy yakni menitipkan pesan kepada pemerintah untuk menjaga kelestarian alam, hutan, dan lingkungan. Tentunya ini juga merupakan pesan moral untuk kita sebagai masyarakat Banten agar tetap menjaga kelestarian alam supaya terhindar dari bencana. Masyarakat baduy berpedoman pada filosofi “lojor teu meunang dipotong, pondok teu meunang disambung” (panjang tidak boleh dipotong, pendek tidak boleh disambung-red), hal ini diimplementasikan dalam sistem hukum adat baduy, bahkan pepatah suku baduy ini memiliki makna bahwa hidup harus sesuai ketetapan tuhan, serta menjaga apa yang telah diberikan oleh tuhan.

” ujar Pjs.Bupati Lebak, DR.Ino S Rawita,M.Pd disela-sela perayaan seba baduy.

“Prosesi adat seba baduy ini menjadi salah satu daya tarik wisata budaya Kabupaten Lebak, dibuktikan dengan hadirnya wisatawan domestik maupun mancanegara. Kedepan kita ingin seba baduy menjadi salah satu agenda wisata unggulan nasional. Pada acara seba baduy kali ini terasa spesial karena dihadiri pula oleh mantan Presiden Republik Indonesia Ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono. selain acara inti seba baduy, Pemkab Lebak juga mencoba menampilkan berbagai kerajinan dari masyarakat, di antaranya kain tenun, tas koja, batik, kerajinan bambu dan aneka souvenir lainnya” tutup ino.